Faktor-Faktor Pemberian Imunisasi HB 0 Pada Bayi Baru Lahir Usia > 7 Hari Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Defrita, Loli
Advisor:
Yesti, Yulia
Putri, Nita Tri
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Hepatitis B 0, Imunisasi, Kunjungan Neonatal.
DOI:
-
Abstract :
Dari hasil wawancara dengan petugas Dinas kesehatan, target pencapaian untuk imunisasi HB0 sebesar 95% di Kota Bukittinggi, Puskesmas Rasimah Ahmad menempati posisi paling rendah dalam pemberian imunisasi HB0 yaitu 109 orang (33,0%). Tujuan di lakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor pemberian imunisasi HB 0 pada bayi baru lahir usia >7 hari di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan Deskriptif Analitik,dimana variabel independen dan dependen diteliti dalam waktu yang bersamaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling dengan sampel 123Bayi yang Lahir pada tahun2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad. Penelitian ini di lakukan pada Oktober 2019-Februari 2020. Analisa data berupa analisa Univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa berusia 20-35 tahun sebanyak 112 (91,1%), pendidikan SMA yaitu sebanyak 69 (56,1%).Ibu Rumah Tangga (IRT) yaitu sebanyak 100 (81.3%) dengan penghasilan keluarga perbulan berkisar antara < 2.289.228 yaitu sebanyak 100 (81.3%). Dari Jumlah anak 61 (72,4%) yaitu dengan jumlah anak orang 2 anak. Pengetahuan rendah 100 (81,3%), Dukungan suami yang tidak aktif 57 (46,3%), sikap ibu negatif 67 (54,5%) dan sosial budaya negatif 51 (41,5%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lebih dari separoh ibu yang tidak mau meimunisasi HB 0 pada bayinya yaitu 70 0rang (56,9%) , oleh karena itu di harapkan pada petugas kesehatan untuk turun langsung dalam memberikan penyuluhan tentang imunisasi tidak hanya mengumpulkan kader-kadernya saja akan tetatapi juga mengumpulkan ibu-ibu yang memiliki bayi.
Download From Google Drive